Segala Puji dan Syukur untuk kita semua, segala nikmatNYA, berkahNYA selalu kita rasakan, dan Insyaallah akan terus menerus kita rasakan. Sholawat serta Salam senantiasa pula tercurah kepada Baginda Rosulullah, beserta Keluarga, Sahabat serta kita semua selaku Ummat Beliau, semoga Syafa'at beliau akan kita dapatkan kelak. Amin.
Pada kesempatan ini, kami mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pengunjung sekalian. Sebagai Pengantar Desa Lihung secara geografis berada di wilayah yang lokasinya masuk dalam bagian dataran rendah di Kalimantan. Masyarakat kami kebanyakan mendiami atau bermukim di pinggiran aliran Sungai Riam Kanan menuju Martapura. Bagi masyakat Kalimantan Sungai adalah sebuah Peradaban yang tentunya tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari.
Tanah kelahiran merupakan sebuah kebanggan karena asal, usul, adat dan budaya. Asal daerah itu juga tentunya akan membangun jati diri karakter masyarakat tersebut. Demikian pula Desa Lihung merupakan wilayah yang banyak mengandung nilai-nilai kebesaran di masa lalu. Berdasarkan sejarah Kesultanan Banjar di pindahkan dari Martapura ke Karang Intan, pada tahun 1901 Sultan Sulaiman Rahmatullah (Sultan Banjar Ke-13) Bin Sultan Tahmidullah II (Sultan Banjar Ke-12) diangkat menggantikan Ayah beliau. Sultan Sulaiman Rahmatullah adalah Sultan Banjar yang Alim dan bijaksana, beliau juga sejak kecil sudah bersahabat dan berguru langsung dengan Syech Muhammad Arsyad Al Banjari (Datu Kelampaian).
(sumber : manaqib_sultan.sulaiman).
Makam Sultan Sulaiman Rahmatullah berada di Desa Lihung tepatnya di samping Mesjid Al Muttaqin di Komplek Pemakaman Raja Banjar Ke-13, inilah salah satu diantara keistimewaan keberkahan bagi Desa Lihung dan juga Masyarakatnya. Demikian pengantar ini kami sampaiakan, terimakasih.